Minggu, 22 November 2015

Lingkungan sehat dan bersih

Lingkungan sehat dan bersih

Lingkungan Sehat dan Tidak Sehat
A. Perbedaan antara Lingkungan Sehat dengan Lingkungan Tidak Sehat
Agar dapat hidup dengan baik, maka setiap makhluk hidup memerlukan lingkungan yang sesuai dengan sifat dan kebutuhannya
1. Lingkungan Sehat
Lingkungan sehat adalah lingkungan yang bersih. Lingkungan sehat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Udara bersih dan segar.
b. Tanah yang subur.
c. Sumber air yang bersih.
d. Air sungai yang mengalir terlihat bersih dan jernih.
e. Sampah tidak berserakan.
f. Banyak tumbuhan hijau yang tumbuh dengan subur.
2. Lingkungan Tidak Sehat
Lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan merupakan lingkungan yang tidak sehat. Ciri-ciri lingkungan yang tidak sehat adalah sebagai berikut:
a. Udara kotor karena banyak debu dan asap.
b. Sampah banyak berterbaran.
c. Sumber air tidak bersih.
d. Saluran air tidak lancar sehingga air menggenang.
e. Tumbuhan tidak bisa tumbuh dengan subur sehingga lingkungan menjadi gersang.
Lingkungan yang tidak sehat mengakibatkan berjangkitnya berbagai penyakit, bau yang tidak sedap, dan pemandangan yang buruk..
Agar terwujud rumah yang sehat, maka lokasinya harus benar-benar diperhatikan. Rumah yang sehat sebaiknya terletak di lokasi yang memiliki fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan syarat-syarat rumah sehat. Syarat-syarat tersebut, antara lain, adanya fasilitas air minum, pengaliran air limbah, tempat pembuangan sampah yang memadai, dan penerangan yang cukup.
Jadi, hal-hal yang harus diperhatikan agar kebersihan dan kesehatan masyarakat dapat tercipta dengan baik, antara lain:
a. mendirikan perumahan sederhana dan sehat yang harganya terjangkau oleh masyarakat;
b. pembasmian hewan-hewan yang dapat menyebarkan bibit penyakit, seperti lalat dan nyamuk;
c. penghijauan di sekitar perumahan agar udara selalu bersih dan segar;
d. pengawasan terhadap polusi udara, air, dan tanah; serta
e. pengawasan terhadap bahaya radiasi dan sisasisa unsur radioaktif.

Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk menanggulangi polusi lingkungan, antara lain:
a. setiap pabrik diharuskan mempunyai sarana penyaringan udara agar udara lingkungan tidak
tercemar;
b. setiap pabrik harus mempunyai bak penampungan limbah cair dan mempunyai sarana daur
ulang limbah tersebut;
c. menjaga agar daerah perumahan dengan daerah industri memiliki jarak yang cukup jauh;
d. air limbah industri diolah kembali, baik secara biologis ataupun nonbiologis, seperti sedimentasi dan filtrasi.
Mesin Pengolah Limbah
B. Penyebab Pencemaran Lingkungan
Pertambahan jumlah penduduk yang cepat membawa akibat bagi lingkungan hidup terutama di kota, yaitu timbulnya polusi atau pencemaran. Pencemaran adalah pengotoran lingkungan yang disebabkan oleh adanya sisa produksi atau kegiatan manusia. Pencemaran yang terjadi dapat mengganggu kesehatan lingkungan maupun kesehatan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.
Menurut jenisnya, pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi empat macam. Keempat macam pencemaran tersebut adalah pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran suara.
1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara dapat disebabkan oleh asap pabrik, asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dan sebagainya.
2. Pencemaran Air
Pencemaran air disebabkan oleh adanya pembuangan limbah rumah tangga dan limbah pabrik ke dalam lingkungan. Tingkat pencemaran air yang tinggi umumnya terjadi di daerah-daerah yang padat penduduknya.
Ikan yang mati akibat pencemaran air
3. Pencemaran Tanah
Perbuatan membuang sampah di sembarang tempat dapat mencemari lingkungan. Sampah harus dibuang di lokasi pembuangan sampah yang semestinya. Sampah tersebut akan diolah menjadi zat-zat yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Sampah antara lain berupa sampah organik yang berasal dari makhluk hidup. Contoh sampah organik, antara lain, daun-daun, sisasisa makanan, dan sebagainya.
Selain sampah organik, ada pula sampah anorganik. Sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari benda tak hidup. Contoh sampah anorganik, antara lain, kaleng, botol, plastik, dan sebagainya. Sampah organik dapat membusuk dan terurai oleh bakteri atau jamur menjadi zat-zat yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Zat-zat yang telah terurai ini dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Sementara itu, sampah anorganik tidak dapat terurai secara alamiah sehingga diperlukan campur tangan manusia untuk melakukannya.
4. Pencemaran Suara
Kemajuan teknologi manusia selain menghasilkan kemakmuran juga menimbulkan pencemaran. Selain pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah, pencemaran suara pun timbul dari kemajuan teknologi ini. Pencemaran suara terutama terjadi di daerah perkotaan maupun di daerah perindustrian.
C. Pengaruh Pencemaran Lingkungan terhadap Kesehatan
Segala bentuk pencemaran ini dapat mengganggu kesehatan makhluk hidup maupun
lingkungan.
1. Pengaruh Pencemaran Udara terhadap Kesehatan
Udara kotor mengandung zat-zat kimia, debu, dan bibit penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh pencemaran udara, antara lain sesak napas, asma, dan bahkan dapat menyebabkan kanker.
2. Pengaruh Pencemaran Air terhadap Kesehatan
Pencemaran air dapat merugikan kesehatan makhluk hidup maupun lingkungan. Air yang telah tercemar membahayakan kesehatan. Karena air yang telah tercemar mengandung bibit-bibit penyakit dan zat-zat kimia beracun. Penyakit yang muncul karena pencemaran air, antara lain diare, muntaber, gatal-gatal, dan berbagai penyakit kulit lainnya. Gunakanlah air yang bersih dan sehat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ciri-ciri air yang menyehatkan, antara lain air tersebut bersih, tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna (jernih), dan tidak mengandung bibit penyakit. Sebelum dikonsumsi, air direbus sampai mendidih. Hal ini bertujuan agar bibit penyakit dapat mati.
3. Pengaruh Pencemaran Tanah terhadap Kesehatan
Tanah yang tercemar akan berkurang kesuburannya. Selain itu, zat-zat pencemar juga dapat terserap oleh tumbuhan. Tumbuhan tersebut kemudian dimakan oleh hewan atau manusia. Akibatnya, zat pencemar tersebut akan berpindah ke dalam tubuh hewan atau manusia.
4. Pengaruh Pencemaran Suara
Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak benda yang dihasilkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Contoh benda-benda tersebut, antara lain, kendaraan bermotor, kapal laut, pesawat terbang, dan mesin-mesin pabrik. Suara yang dihasilkan oleh benda-benda tersebut sangat bising dan dapat menimbulkan polusi suara. Pengaruh polusi suara, antara lain mudah terkejut, cepat marah, tertekan, daya pendengaran berkurang dan sebagainya.
Sumber : https://emshaliha.wordpress.com/lingkungan-sehat-dan-bersih/

Pengertian Bakteri dan Ciri-Ciri Bakteri

Pengertian Bakteri dan Ciri-Ciri Bakteri

Pengertian Bakteri

Pengertian bakteri
Pengertian bakteri. Bakteri merupakan kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel atau disebut dengan prokariot. Bakteri termasuk ke dalam domain prokariota serta memiliki ukuran yang sangat kecil atau mikroskopik. Bakteri juga memiliki peran besar dalam kehidupan. Beberapa kelompok bakteri lebih dikenal sebagai penyebab infeksi dan penyakit, sedangkan kelompok bakteri yang lainnya dapat memberikan berbagai manfaat dibidang pangan, pengobatan, serta industri.

Struktur sel bakteri relatif sederhana: tanpa nukleus (inti sel), kerangka sel, serta organel-organel lainnya seperti mitokondria dan kloroplas. Hal tersebut yang menjadi sebuah dasar perbedaan antara sel prokariot dengan sel eukariot yang umumnya lebih kompleks.

Bakteri dapat ditemukan pada hampir semua tempat seperti di tanah, udara, udara dalam simbiosis dengan organisme lain ataupun agen parasit (patogen), bahkan bakteri dapat terdapat dalam tubuh manusia. Pada umumnya, bakteri memiliki ukuran 0,5-5 μm, tetapi ada juga bakteri tertentu yang memiliki diameter mencapai hingga 700 μm, yaituThiomargarita. Mereka memiliki dinding sel seperti sel tumbuhan serta jamur, tetapi dengan bahan pembentuk yang sangat berbeda (peptidoglikan). Beberapa jenis bakteri bersifat motil atau dapat bergerak serta mobilitasnya disebabkan oleh flagel.

Ciri-Ciri Bakteri

Ciri-ciri bakteriAdapun ciri-ciri bakteri sebagai berikut :
  1. Pada umumnya bakteri tersebut tidak memiliki klorofil.
  2. Hidupnya bebas atau sebagai parasit (patogen).
  3. Bentuknya beraneka ragam.
  4. Memiliki ukuran yang kecil rata-rata sekitar 1 hingga 5 mikron.
  5. Tidak mempunyai membran inti sel atau disebut juga dengan prokariot.
  6. Kebanyakan Uniseluler atau memiliki satu sel.
  7. Bakteri yang hidup pada lingkungan ekstrim (Archaebacteria) memiliki dinding sel yang tidak mengandung peptidoglikan.


Read more: http://woocara.blogspot.com/2015/03/pengertian-bakteri-dan-ciri-ciri-bakteri.html#ixzz3sCuNEvib

Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi

Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi|Materi kali ini seputar virus yang disatukan dengan pengertian virus dan ciri-ciri virus. Teman-teman pasti pernah mendengar kata "virus", Dalam Pengertian virus secara umum adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Menurut para ahli biologi virus adalah peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Virus dikatakan peralihan karna virus mempunyai ciri-ciri seperti makhluk hidup yaitu dengan mempunyai DNA dan mampu berkembang biak pada sel hidup serta mempunyai ciri-ciri benda mati yaitu tidak mempunyai protoplasma dan mampu dikristalkan.

Virus dalam bereproduksi dengan memerlukan sel inang, sehingga virus bersifat parasit obligasi. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA) yang diselubungi oleh pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein. Pengertian virus secara etimologi adalah kata virus berasal dari bahasa latin yaitu virion yang artinya "racun". Virus merupakan organisme subseluler karna ukurannya yang sangat kecil, dimana virus hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Virus berukuran lebih kecil dari pada bakteri.

Penemu-Penemu Virus - Para penemun virus yang kini menjadi secara bagi penemuan virus adalah seperti D.Iwanoski (1892) menemukan virus pada tanaman bakau, lalu berlanjut dengan M. Bejentrick (1898), dan Loffern dan Frooch (1897) yang menemukan dan memisahkan virus penyebab penyakit pada mulut dan kaki (food and mouth diseases), Reed (1900) yang berhasil menemukan virus penyebab kuning atau yellow ever, Twort dan Herelle (1917) yang menemukan bakteriofag, Wendel M Stanley (1935) yang berhasil mengkristalkan virus mosaik yang ada pada tembakau. Hal ini membuat perkembangan virus semakin berkembang sehingga melahirkan cabang ilmu biologi yang mempelajari virus yang disebut dengan virology.

Baca juga : Pengertian Manajemen dan Fungsi Manajemen

Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi
"Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi"
Ciri-Ciri Virus
Jika dibandingkan dengan makhluk lainnya virus memiliki ciri-ciri atau karakteristik tersendiri. Ciri-ciri virus adalah sebagai berikut...
  • Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
  • Berukuran sangat kecil atau mikroskopik yaitu sekitar 20-300 milimikron
  • Hanya hidup di dalam sel hidup 
  • Pada umumnya virus berupa hablur (krital)
  • Virus hanya dapat mampu memiliki salah satu macam dari asam nukleat RNA atau DNA saja. 
  • Tidak melakukan aktivitas metabolisme 
  • Bentuk bervariasi, mulai dari bentuk oval, silinder, polihedral, dan kompleks
  • Virus tidak bergerak, tidak membelah diri. 
  • Virus dapat dikristalkan
Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi
"Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi"
Demikianlah materi seputar "virus" dengan tema Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus Dalam Ilmu Biologi, semoga teman-teman menerima artikel Pengertian Virus dan Ciri-Ciri Virus dan dapat bermanfaat tentunya serta jangan lupa teman-teman share atau bagikan ke teman lainnya, untuk memudahkan pencarian pengertian virus dan ciri-ciri virus, dapat di share baik itu melalui facebook, twitter atau google+ . Sekian dan "Salam Berbagi Teman-Teman.  

Sumber : http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-virus-ciri-ciri-virus-definisi.html

Manfaat Sholat 5 Waktu

Manfaat Sholat 5 Waktu

Sholat dalam islam adalah salah satu wujud dari doa hamba kepada Allah, yang sudah menciptakannya, dan memberinya nyawa. Rangkaian gerakan tersebut di awali dengan takbiratul ikhram dan di akhiri dengan salam.
Waktu Sholat Wajib dalam Islam
manfaat sholatSudah menjadi kewajiban sehari-hari untuk umat muslim melaksanakan sholat. Pasalnya kegiatan ini menjadi penentu apakah ia orang muslim atau orang kafir. Bukan hanya sekali saja mengerjakannya, namun setiap hari ada 5 waktu sholat. Dimana waktu tersebut tidak dilakukan secara bersamaan. Namun sesuai dengan jam matahari, yakni :
  • sebelum matahari fajar terbit
  • matahari berada di tengah-tengah
  • matahari berada di barat
  • matahari hamper tenggelam, kala waktu senja
  • matahari hilang diganti dengan malam
Bukan tanpa maksud Tuhan menciptakan 5 waktu ini untuk bermunajat kepadaNya. Sebab diwaktu-waktu itulah terdapat manfaat ketika seseorang menjalankan sholat. Gerakan yang diajarkan juga bukan sembarang polah tingkah asal asalan. Gerakan ini mengandung makna, bahkan menjadi senam ringan.
1. Wujud pengabdian pada Sang Kuasa
Salah satu wujud pengabdian pada Sang Maha Kuasa dengan mendirikan sholat. Dengan masuknya kita ke agama islam, berarti anda sudah membuat perjanjian dengan Sang Kuasa untuk melaksanakan segala perintahnya. Salah satu perintah nyatanya dengan melakukan sholat
2. Menjauhkan dari keburukan
Manfaat sholat ternyata mampu menjauhkan anda dari perbuatan keburukan. Adanya pertalian erat dihati anda dengan Sang Kuasa memberikan kepercayaan, bahwa segala sesuatu kegiatan anda selalu dilihat oleh-Nya. Untuk itu saat anda hendak melakukan dosa, pasti akan berfikir ulang. Hal ini mengurungkan diri anda untuk melakukan dosa.
3. Ada kejadian magis di hari anda
Kepercayaan magis akan timbul saat anda melakukan sholat dengan ikhlas dan khusyuk. Pernahkan anda merasa segala urusan anda menjadi mudah? Segala yang anda cita-citakan semakin mudah diraih? Itulah kejadian magis diri anda. Sebab Allah sudah mengatakan bahwa ‘Barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolong hambanya.
4. Gerakan Shalat mencegah Osteoporosis
Salah satu cara untuk mencegah pengeroposan tulang diusia senja dengan mengonsumsi banyak kalsium dan fosfor. Ternyata peneltian baru ini menyebutkan bahwa melalui sholat, anda juga mempu terhindar. Sebab gerakan shalat diwujudkan sebagai salah satu senam ringan yang dilakukan setiap hari selama 5 waktu. Belum lagi yang melaksanakan kegiatan sunnah. Dengan terbiasanya anda melakukan senam saat umur 7 tahun sampai tua, tentu sudah menjadi bekal diri untuk menghindari osteoporosis.
5. Waktu paling Ijabah kala berdoa
Waktu yang paling disukai dan dinantikan malaikat adalah ketika subuh. Maka saat itu para malaikat turun ke bumi untuk menyaksikan shalatnya umat mu’min (QS. Al-Isra :78). Bahkan ketika saat itu anda memohon dan meminta doa, maka malaikat juga membantu mendoakannya agar dikabulkan oleh Allah Subhannahu wata’ala.
6. Obat jantung dan ginjal oleh si Dzuhur
Manfaat sholat bagi kesehatan yang anda dapatkan ketika melakukan shalat dhuhur tepat waktu adalah mengurangi resiko penyakit jantung dan ginjal. Sebab pada saat ini keadaan bumi mulai panas, bahkan ada energi semacam api yang keluar. Keadaan bumi inilah yang mampu mempengaruhi kondisi hati dan sistem pencernaan anda.
7. Wujud terapi dengan si Ashar
Fungsi shalat ashar tepat waktu ini ternyata mampu mengelompokkan zat kimia tubuh secara auto self. Warna alam kala waktu ashar juga telah mengoranye. Hal ini sangat baik untuk keadaan organ dalam anda seperti prostat, rahim, ovarium, serta testis. Singkat halnya sangat membantu perkembangan sistem reproduksi anda. Sesungguhnya saat anda melakukan gerakan sholat ini ada siklus yang berpindah. Yakni dari panas ke suhu dingin. Biasanya yang dilakukan ketika melakukan terapi kandung kemih.
8. Menjaga ginjal dengan Mahgrib
Salah satu sholat yang paling jarang ditinggalkan oleh sebagian umat islam. Apalagi ketika anda melakukan puasa ramadhan. Melakukan shalat mahgrib ternyata mampu digunakan untuk terapi kondisi ginjal anda, sebab ada energi alam yang keluar pada waktu itu.
9. Menentramkan dengan Isya
Salah satu keistimewaan anda melakukan shalat isya adalah mendapatkan ketentraman jiwa. Sebab intensitasnya sama dengan sistem kontrol otak yang sedang bekerja. Secara psikologis, bagi mereka yang sering melupakan shalat isya, lebih merasakan kegelisahan. Warna alam ketika waktu ini dari nila menjadi gelap gulita. Sehingga sangat dianjurkan untuk tidur setelah melaksanakanya.
10. Membantu kinerja kelenjar tiroid oleh waktu Subuh
Terjadinya pada waktu ini antara kesesuaian alam dengan sistem tubuh kelenjar tiroid. Melaksanakan shalat diwaktu subuh mempengaruhi fungsi tubuh dalam melakukan metabolism. Spectrum warna pada kala ini adalah biru muda.
11. Menambah semangat
Manfaat shalat 5 waktu mampu memompa semangat anda dalam melakukan aktivitas. Anda harus bangun pagi, lalu berwudlu, lalu melakukan shalat. Ada energy tersendiri ketika anda berhasil melaksanakan shalat dalam keadaan khusyuk dan tuma’ninah. Anda akan dijauhkan dari perasaan ngantuk dan malas. Sehingga hari anda lebih menyenangkan dan membahagiakan.
12. Shalat mampu melihat sifat orang lain
Apakah anda ingin tahu sifat teman anda sendiri? Carilah kebenaran mengenai sholatnya! Lihatlah bagaimana ia memperlakukan sholat untuk Tuhan-nya. Ketika ia melakukan sholat dengan tenang, tidak grusak-grusuk. Lalu rukuk dengan posisi sejajar, lalu duduk yang di selingi dengan doa. Setelah selesai sholat masih ditambahi dengan dzikir dan sebagainya. Masihkah anda berpikir bahwa ia bukan orang baik? Dengan Tuhannya yang tidak berwujud saja, ia menghormati. Apalagi dengan yang berwujud?
13. Sholat menentukan kemunafikan seseorang
Sangat sulit untuk menentukan apakah orang tersebut munafika atau tidak. Namun dengan manfaat sholat anda bisa mengetahui hal itu. Jika seseorang shalat untuk Tuhannya dengan ikhlas dan mengharap ridho Allah saja, pastilah segala amalannya penuh keikhlasan jua.
14. Disukai banyak orang
Melakukan ibadah shalat dan menjaganya adalah kegiatan yang sangat sulit. Oleh karena itu keistimewaanya sangat banyak. Salah satunya ia menjadi orang yang banyak disukai orang lain. Sebab dengan Tuhannya saja ia amat mencintai, tak pernah sekalipun berpaling dan meninggalkannya. Apalagi dengan sesama umat pastilah ia suka menolong, sehingga banyak orang yang mencintai keberadaanya.
Sumber : http://manfaat.co.id/manfaat-sholat

Teori Masuknya Agama dan Kebudayaan Hindu Buddha

Ada beberapa teori tentang masuknya agama dan budaya Hindu–Buddha ke Indonesia, antara lain sebagai berikut.


Teori waisya mengungkapkan bahwa masuknya agama dan kebudayaan Hindu dibawa oleh golongan pedagang (waisya). Mereka mengikuti angin musim (setengah tahun berganti arah) dan enam bulan menetap di Indonesia dan menyebarkan agama dan kebudayaan Hindu.

Menurut para pendukung teori waisya, kaum waisya yang umumnya merupakan kelompok pedagang inilah yang berperan besar dalam menyebarkan agama dan kebudayaan Hindu ke Nusantara. Mereka yang menjadikan munculnya budaya Hindu sehingga dapat diterima di kalangan masyarakat.. Pada saat itu, para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa dan rakyat. Jalinan hubungan itu yang membuka peluang terjadinya proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Salah satu tokoh pendukung hipotesis waisya adalah N.J. Krom.


Teori ksatria mengungkapkan bahwa pembawa agama dan kebudayaan Hindu masuk ke Nusantara adalah kaum ksatria. Menurut teori ini, pada masa lampau di India terjadi peperangan antarkerajaan. Para prajurit yang kalah perang, kemudian mengadakan migrasi ke daerah lain. 

Tampaknya, di antara mereka ada yang sampai ke Indonesia dan mendirikan koloni-koloni melalui penaklukan. Mereka menyebarkan agama dan kebudayaan Hindu di Indonesia. Salah seorang pendukung teori ksatria adalah C.C. Berg.


Teori brahmana mengungkapkan bahwa pembawa agama dan kebudayaan Hindu ke Indonesia ialah golongan brahmana. Para brahmana datang ke Nusantara diundang oleh penguasa Nusantara untuk menobatkan menjadi raja dengan upacara Hindu (abhiseka = penobatan). Selain itu, kaum brahmana juga memimpin upacara-upacara keagamaan dan mengajarkan ilmu pengetahuan. Pendukung hipotesis ini adalah J.C. van Leur.


Teori nasional mengungkapkan bahwa penduduk Indonesia banyak yang aktif berdagang ke India, pulangnya membawa agama dan kebudayaan Hindu. Sebaliknya, orang-orang Indonesia (raja) mengundang para brahmana dari India untuk menyebarkan agama dan kebudayaan Hindu di Indonesia. Jadi, bangsa Indonesia sendiri yang aktif memadukan unsur-unsur kebudayaan India. Banyak pemuda Indonesia yang belajar agama Hindu–Buddha ke India dan setelah memperoleh ilmu, mereka kembali untuk menyebarkan agama di Tanah Air.

Terlepas dari teori tersebut , orang-orang Indonesia ikut memegang peranan penting dalam masuknya agama dan budaya India. Orang-orang Indonesia yang memiliki pengetahuan dari pada pendeta India kemudian pergi ke tempat asal guru mereka untuk melakukan ziarah dan menambah ilmu mereka. 

Sekembalinya dari India dengan bekal pengetahuan yang cukup, mereka ikut serta menyebarkan agama dan budaya dengan memakai bahasa mereka sendiri. Ajaran-ajaran yang mereka sebarkan dapat lebih cepat diterima oleh penduduk. Jadi, proses masuknya budaya India ke Indonesia menjadi lebih cepat dan mudah.

Sumber : http://www.materisma.com/2014/02/teori-masuknya-agama-dan-kebudayaan-hindu-buddha.html

zaman batu neolitikum

zaman batu neolitikum 

Ada dikatakan bahwa neolithikum itu adalah suatu revolusi yang sangat besar dalam peradaban manusia. Perubahan besar ini ditandai dengan berubahnya peradaban penghidupan food-gathering menjadi foodproducing. Pada saat orang sudah mengenal bercocok tanam dan berternak. Pertanian yang mereka selenggarakan mula-mula bersifat primitif dan hanya dilakukan di tanah-tanah kering saja. Pohon-pohon dari beberapa bagian hutan di kelupak kulitnya dan kemudian dibakar. Tanah-tanah yang baru dibuka untuk pertanian semacam itu untuk beberapa kali berturut-turut ditanami dan sesudah itu ditinggalkan.

Orang-orang Indonesia zaman neolithikum membentuk masyarakat-masyarakat dengan pondok-pondok mereka berbentuk persegi siku-siku dan didirikan atas tiang-tiang kayu, dinding-dindingnya diberi hiasan dekoratif yang indah-indah, Walaupun alat-alat mereka masih dibuat daripada batu, tetapi alat-alat itu dibuat dengan halus, bahkan juga sudah dipoles pada kedua belah mukanya.

B. ALAT-ALAT ZAMAN NEOLITHIKUM
Pada zaman neolithikum ini alat-alat terbuat dari batu yang sudah dihaluskan.

1. Pahat Segi Panjang
Daerah asal kebudayaan pahat segi panjang ini meliputi Tiongkok Tengah dan Selatan, daerah Hindia Belakang sampai ke daerah sungai gangga di India, selanjutnya sebagian besar dari Indonesia, kepulauan Philipina, Formosa, kepulauan Kuril dan Jepang.

2. Kapak Persegi

Asal-usul penyebaran kapak persegi melalui suatu migrasi bangsa Asia ke Indonesia. Nama kapak persegi diberikan oleh Van Heine Heldern atas dasar penampang lintangnya yang berbentuk persegi panjang atau trapesium. Penampang kapak persegi tersedia dalam berbagai ukuran, ada yang besar dan kecil. Yang ukuran besar lazim disebut dengan beliung dan fungsinya sebagai cangkul/pacul. Sedangkan yang ukuran kecil disebut dengan Tarah/Tatah dan fungsinya sebagai alat pahat/alat untuk mengerjakan kayu sebagaimana lazimnya pahat.

Bahan untuk membuat kapak tersebut selain dari batu biasa, juga dibuat dari batu api/chalcedon. Kemungkinan besar kapak yang terbuat dari calsedon hanya dipergunakan sebagai alat upacara keagamaan, azimat atau tanda kebesaran. Kapak jenis ini ditemukan di daerahi Sumatera, Jawa, bali, Nusatenggara, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan.

3. Kapak Lonjong

Sebagian besar kapak lonjong dibuat dari batu kali, dan warnanya kehitam-hitaman. Bentuk keseluruhan dari kapak tersebut adalah bulat telur dengan ujungnya yang lancip menjadi tempat tangkainya, sedangkan ujung lainnya diasah hingga tajam. Untuk itu bentuk keseluruhan permukaan kapak lonjong sudah diasah halus.

Ukuran yang dimiliki kapak lonjong yang besar lazim disebut dengan Walzenbeil dan yang kecil disebut dengan Kleinbeil, sedangkan fungsi kapak lonjong sama dengan kapak persegi. Daerah penyebaran kapak lonjong adalah Minahasa, Gerong, Seram, Leti, Tanimbar dan Irian. Dari Irian kapak lonjong tersebar meluas sampai di Kepulauan Melanesia, sehingga para arkeolog menyebutkan istilah lain dari kapak lonjong dengan sebutan Neolithikum Papua.
4. Kapak Bahu
Kapak jenis ini hampir sama seperti kapak persegi, hanya saja di bagian yang diikatkan pada tangkainya diberi leher. Sehingga menyerupai bentuk botol yang persegi. Daerah kebudayaan kapak bahu ini meluas dari Jepang, Formosa, Filipina terus ke barat sampai sungai Gangga. Tetapi anehnya batas selatannya adalah bagian tengah Malaysia Barat. Dengan kata lain di sebelah Selatan batas ini tidak ditemukan kapak bahu, jadi neolithikum Indonesia tidak mengenalnya, meskipun juga ada beberapa buah ditemukan yaitu di Minahasa.

5. Perhiasan (gelang dan kalung dari batu indah)
Jenis perhiasan ini banyak di temukan di wilayah jawa terutama gelang-gelang dari batu indah dalam jumlah besar walaupun banyak juga yang belum selesai pembuatannya. Bahan utama untuk membuat benda ini di bor dengan gurdi kayu dan sebagai alat abrasi (pengikis) menggunakan pasir. Selain gelang ditemukan juga alat-alat perhisasan lainnya seperti kalung yang dibuat dari batu indah pula. Untuk kalung ini dipergunakan juga batu-batu yang dicat atau batu-batu akik.

6. Pakaian dari kulit kayu
Pada zaman ini mereka telah dapat membuat pakaiannya dari kulit kayu yang sederhana yang telah di perhalus. Pekerjaan membuat pakaian ini merupakan pekerjaan kaum perempuan. Pekerjaan tersebut disertai pula berbagai larangan atau pantangan yang harus di taati. Sebagai contoh di Kalimantan dan Sulawesi Selatan dan beberapa tempat lainnya ditemukan alat pemukul kulit kayu. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang zaman neolithikum sudah berpakaian.

7. Tembikar (Periuk belanga)

Bekas-bekas yang pertama ditemukan tentang adanya barang-barang tembikar atau periuk belanga terdapat di lapisan teratas dari bukit-bukit kerang di Sumatra, tetapi yang ditemukan hanya berupa pecahan-pecahan yang sangat kecil. Walaupun bentuknya hanya berupa pecahan-pecahan kecil tetapi sudah dihiasi gambar-gambar. Di Melolo, Sumba banyak ditemukan periuk belanga yang ternyata berisi tulang belulang manusia

Sumber : http://muhammadfahrizal16.blogspot.co.id/2015/01/zaman-batu-paleolitikummesolitikummegal.html

ZAMAN MEGALITIKUM

  ZAMAN MEGALITIKUM

1.PENGERTIAN MEGALITIKUM
Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yangberarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar,karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkankebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar. kebudayaan ini berkembang dari zaman Neolitikum sampai zamanPerunggu. Pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan. Walaupunkepercayaan mereka masih dalam tingkat awal, yaitu kepercayaanterhadap roh nenek moyang, Kepercayaan ini muncul karena pengetahuanmanusia sudah mulai meningkat.

2.KEBUDAYAAN MEGALITIKUM
Peninggalan kebudayaan megalithikum ternyata masih dapat Anda lihat sampai sekarang, karena pada beberapa suku-suku bangsa di Indonesia masih memanfaatkan kebudayaan megalithikum tersebut. Contohnya seperti suku Nias.

Adapun beberapa hasil-hasil kebudayaan pada zaman megalitikum adalah sebagai berikut:
Punden berundak : terbuat dari batu untuk meletakan sesaji
dolmen : meja batu yang digunakan untuk meletakan sesaji
waruga : kubur batu yang berbentuk kubus
kubur batu : tempat menyimpan mayat
Sarkofagus : kubur batu yang berbentuk lesung


1. Menhir
Menhir adalah bangunan yang berupa tugu batu yang didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang, sehingga bentuk menhir ada yang berdiri tunggal dan ada yang berkelompok serta ada pula yang dibuat bersama bangunan lain yaitu seperti punden berundak-undak. Lokasi tempat ditemukannya menhir di Indonesia adalah Pasemah (Sumatera Selatan), Sulawesi Tengah dan Kalimantan. Untuk mengetahui bentuk-bentuk menhir,

Bangunan menhir yang dibuat oleh masyarakat prasejarah tidak berpedoman kepada satu bentuk saja karena bangunan menhir ditujukan untuk penghormatan terhadap roh nenek moyang. Lokasi tempat ditemukannya menhir di Indonesia adalah Pasemah (Sumatera Selatan), Sulawesi Tengah dan Kalimantan. Untuk mengetahui bentuk-bentuk menhir, maka simaklah gambar-gambar berikut ini.

Bangunan menhir yang dibuat oleh masyarakat prasejarah tidak berpedoman kepada satu bentuk saja karena bangunan menhir ditujukan untuk penghormatan terhadap roh nenek moyang. Selain menhir terdapat bangunan yang lain bentuknya, tetapi fungsinya sama yaitu sebagai punden berundak-undak

2. Punden Berundak-undak

Punden berundak-undak adalah bangunan dari batu yang bertingkat-tingkat dan fungsinya sebagai tempat pemujaan terhadap roh nenek moyang yang telah meninggal.
Bangunan tersebut dianggap sebagai bangunan yang suci, dan lokasi tempat penemuannya adalah Lebak Sibedug/Banten Selatan dan Lereng Bukit Hyang di Jawa Timur.
  
3.Dolmen

Dolmen merupakan meja dari batu yang berfungsi sebagai tempat meletakkan saji-sajian untuk pemujaan. Adakalanya di bawah dolmen dipakai untuk meletakkan mayat, agar mayat tersebut tidak dapat dimakan oleh binatang buas maka kaki mejanya diperbanyak sampai mayat tertutup rapat oleh batu.
Dengan demikian dolmen yang berfungsi sebagai tempat menyimpan mayat disebut dengan kuburan batu. Lokasi penemuan dolmen antara lain Cupari Kuningan / Jawa Barat, Bondowoso / Jawa Timur, Merawan, Jember / Jatim, Pasemah / Sumatera, dan NTT.


7.Waruga

Waruga adalah peti kubur peninggalan budaya Minahasa pada zaman megalitikum. Didalam peti pubur batu ini akan ditemukan berbagai macam jenis benda antara lain berupa tulang- tulang manusia, gigi manuisa, periuk tanah liat, benda- benda logam, pedang, tombak, manik- manik, gelang perunggu, piring dan lain- lain. Dari jumlah gigi yang pernah ditemukan didalam waruga, diduga peti kubur ini adalah merupakan wadah kubur untuk beberapa individu juga atau waruga bisa juga dijadikan kubur keluarga (common tombs) atau kubur komunal. Benda- benda periuk, perunggu, piring, manik- manik serta benda lain sengaja disertakan sebagai bekal kubur bagi orang yang akan meninggal.


5.Peti kubur

Peti kubur adalah peti mayat yang terbuat dari batu-batu besar. Kubur batu dibuat dari lempengan/papan batu yang disusun persegi empat berbentuk peti mayat yang dilengkapi dengan alas dan bidang atasnya juga berasal dari papan batu.

Daerah penemuan peti kubur adalah Cepari Kuningan, Cirebon (Jawa Barat), Wonosari (Yogyakarta) dan Cepu (Jawa Timur). Di dalam kubur batu tersebut juga ditemukan rangka manusia yang sudah rusak, alat-alat perunggu dan besi serta manik-manik. Dari penjelasan tentang peti kubur, tentu Anda dapat mengetahui persamaan antara peti kubur dengan sarkofagus, dimana keduanya merupakan tempat menyimpan mayat yang disertai bekal kuburnya

Sumber : http://muhammadfahrizal16.blogspot.co.id/2015/01/zaman-batu-paleolitikummesolitikummegal.html